Vicky Prasetyo Tegaskan Artis Diam tentang Karhutla: Followers Hanya untuk Dukung Penguasa?

Vicky Prasetyo mengungkapkan kritik tajam terhadap komunitas artis dan influencer yang dinilai kurang sensitif terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Indonesia. Ia mempertanyakan kepedulian dari publik figur dengan jutaan pengikut yang lebih sering membahas isu-isu hiburan dibandingkan dengan bencana yang mengancam kehidupan masyarakat.
Dalam sebuah unggahan di akun Instagram-nya, Vicky menekankan pentingnya media sosial sebagai platform yang seharusnya digunakan untuk mengangkat masalah lingkungan. Ia merasa prihatin melihat bagaimana isu-isu viral dan kehidupan pribadi selebritas mendapatkan perhatian yang luas, sementara penderitaan masyarakat yang terkena dampak karhutla sering kali terabaikan.
“Di mana suara kalian, rekan-rekan artis, influencer, dan akun-akun media sosial dengan pengikut jutaan? Saat tren joget viral atau isu perselingkuhan artis muncul, kalian sangat cepat untuk membuat konten. Namun, ketika hutan terbakar hingga langitnya menguning, mengapa kalian tiba-tiba diam dan akun kalian seolah membisu?” kritik Vicky, yang dikutip pada Senin (19/10/2026).
Menurut Vicky, masalah karhutla tidak seharusnya dilihat hanya sebagai isu lingkungan. Dampaknya juga berhubungan erat dengan keselamatan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti bayi dan orang tua yang berisiko mengalami masalah kesehatan akibat paparan asap.
“Buka mata kalian! Di luar sana, bayi-bayi dan lansia sedang berjuang untuk bertahan hidup, tenggorokan mereka terbakar dan paru-paru mereka terpapar racun meskipun sedang berada di rumah. Hutan kita dibakar dan dirusak oleh korporasi, sementara satwa mati terpanggang tanpa ada tempat aman untuk berlindung. Sementara itu, kalian hanya duduk santai menikmati tayangan di layar smartphone,” lanjutnya dengan nada penuh kemarahan.
Vicky Prasetyo juga mengangkat isu tanggung jawab sosial para artis yang memiliki banyak pengikut.
Kritik Vicky tidak hanya berfokus pada minimnya postingan mengenai karhutla. Ia juga menyoroti tanggung jawab moral para publik figur yang memiliki pengaruh besar di media sosial.
Ia berpendapat bahwa popularitas dan jumlah pengikut yang besar seharusnya digunakan untuk mendorong perhatian masyarakat terhadap bencana yang terjadi dan untuk mendorong pihak berwenang mengambil tindakan yang nyata.
Vicky pun tidak segan untuk menyindir para selebritas yang dianggap hanya memanfaatkan perhatian publik untuk kepentingan pribadi mereka, seperti meningkatkan jumlah penonton dan mendapatkan endorsement, tanpa menggunakan pengaruh mereka saat masyarakat sedang menghadapi kesulitan.
➡️ Baca Juga: DPR Tegaskan Hukuman Mati untuk Tahanan Palestina Sebagai Ancaman Genosida Nyata
➡️ Baca Juga: Pria 24 Tahun Dibekuk di Depan Mal PGC Bawa 2 Ribu Pil Ekstasi Mengaku Pelajar




