Honda Mengungkap Rencana Pemanfaatan Baterai Motor Listrik Bekas, Apa yang Akan Dilakukan?

Motor listrik saat ini semakin populer karena tidak lagi bergantung pada bahan bakar fosil. Namun, sebuah pertanyaan penting muncul seiring dengan peningkatan penggunaan kendaraan ini: apa yang akan terjadi pada baterai ketika tidak lagi digunakan?
Pertanyaan ini menjadi fokus perhatian PT Astra Honda Motor (AHM) dalam upayanya membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Perusahaan ini tidak hanya berkomitmen menyediakan produk dan infrastruktur pengisian daya, tetapi juga memikirkan langkah-langkah yang bertanggung jawab untuk menangani baterai bekas.
Octavianus Dwi, Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor, mengungkapkan bahwa AHM bertekad untuk mengumpulkan dan mengelola baterai bekas dari sepeda motor listrik yang diproduksinya.
“AHM memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan limbah baterai. Kami berkomitmen untuk melakukan penampungan kembali dan pengelolaan baterai bekas sebagai bagian dari kepedulian kami terhadap lingkungan,” ujar Octavianus dalam sebuah diskusi yang dihadiri oleh berbagai pihak.
Ia menambahkan, dalam pelaksanaan komitmen ini, AHM bekerja sama dengan organisasi-organisasi yang memiliki reputasi baik. Kerjasama ini dilakukan untuk memastikan bahwa baterai bekas dapat dikelola dengan cara yang bertanggung jawab dan aman.
Langkah ini sangat penting karena baterai merupakan elemen vital dalam kendaraan listrik. Ketika kapasitas baterai menurun atau tidak dapat digunakan lagi dalam kendaraan, baterai tersebut tidak dapat diperlakukan seperti limbah rumah tangga biasa.
AHM memandang sepeda motor listrik sebagai salah satu solusi mobilitas masa depan yang akan terus berkembang di Indonesia. Oleh karena itu, perusahaan ini juga berupaya membangun ekosistem pendukung yang komprehensif di luar hanya produk kendaraan.
Saat ini, AHM sudah memiliki hampir 1.700 jaringan penjualan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Jaringan ini juga menjadi bagian dari usaha untuk memberikan akses yang lebih baik terhadap layanan kendaraan listrik bagi masyarakat.
Tidak hanya menyediakan dealer, AHM juga telah menyiapkan lebih dari 3.000 bengkel sebagai dukungan purnajual. Infrastruktur ini berperan penting dalam memberikan layanan yang memadai kepada pengguna sepeda motor listrik.
AHM juga mempersiapkan fasilitas pengisian daya di seluruh jaringan yang dimilikinya. Para konsumen nantinya dapat melakukan pengisian daya saat berada di jaringan Honda, termasuk saat menunggu kendaraan mereka menjalani servis.
Untuk urusan baterai, pengguna sepeda motor listrik Honda memiliki beberapa opsi dalam penggunaannya. Baterai dapat diisi ulang baik saat terpasang di kendaraan maupun dilepas untuk diisi ulang atau ditukar di fasilitas yang telah disediakan.
➡️ Baca Juga: 3 Kebiasaan Sehari-hari yang Meningkatkan Risiko Kecelakaan pada Motor
➡️ Baca Juga: PTPN I Dorong Peningkatan Daya Saing UMKM Melalui Sinergi di Wilayah Perkebunan




