Pola modern pendekatan analisa terarah slot

Metode premium slot online untuk hasil stabil

Strategi terarah slot online untuk hasil optimal

Analisa kinerja pola modern slot online

Teknik unggulan analisa pola harian slot

Strategi rahasia slot online untuk performa optimal

Strategi maksimal analisa terkini slot online

Teknik unggulan slot online untuk kinerja

depo 10k depo 10k
berita

Video Gubernur Kalbar Tanggapi Mahasiswa dengan Nada Tinggi Soal Karhutla

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, tiba-tiba menarik perhatian publik setelah video interaksinya dengan mahasiswa menjadi viral. Dalam rekaman tersebut, ia tampak mengangkat suaranya saat menanggapi keluhan para mahasiswa mengenai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah tersebut.

Video yang beredar luas di media sosial menunjukkan sekelompok mahasiswa melakukan aksi protes berkaitan dengan karhutla di depan Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya, pada hari Kamis, 3 September 2026.

Salah seorang mahasiswa yang mengenakan pakaian hitam menyampaikan rasa frustrasinya mengenai kesulitan yang dihadapi dalam penanganan asap akibat karhutla. Ia menekankan bahwa petugas di lapangan kesulitan dalam mengakses air untuk memadamkan api yang berkobar.

“Kita semua mengalami kesulitan, Pak, terutama dalam hal akses air. Itu sangat penting untuk memadamkan api, dan kami juga membutuhkan alat serta logistik yang memadai,” jelas salah satu perwakilan mahasiswa, sebagaimana diunggah di akun media sosial pada Jumat, 4 September 2026.

Ria Norsan kemudian menegaskan bahwa ia tidak dapat berbicara lama dengan mahasiswa tersebut karena ia harus segera melakukan distribusi air untuk pemadaman api, sesuai dengan keluhan yang disampaikan.

“Oke, saya tidak bisa lama-lama di sini. Saya harus membagikan air dulu. Kan kalian menyebutkan soal air, orang-orang menunggu di sana,” balas Ria Norsan dengan nada tegas.

Situasi mulai memanas ketika Gubernur Kalbar meminta mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi mereka dengan cara yang lebih baik.

“Kami mohon maaf, kami juga pernah menjadi mahasiswa. Mari kita berdiskusi dengan cara yang intelektual,” ujarnya.

“Kami berbicara dengan dasar intelektual dan bahkan berdasarkan fakta,” balas seorang mahasiswa.

“Sekarang kita sama-sama harus menghadapi kebakaran ini. Mahasiswa juga harus turun ke lapangan, itu baru,” tegas Gubernur Kalbar.

Norsan kemudian mempertanyakan seberapa aktif mahasiswa terlibat dalam penanganan karhutla di lapangan. Menanggapi hal tersebut, seorang mahasiswa mengungkapkan bahwa banyak relawan dari kalangan mahasiswa yang sudah turun tangan membantu menangani situasi.

“Saya belum melihat mahasiswa terlibat langsung di lapangan. Dalam 3-4 hari ini, saya belum melihat kehadiran mereka,” ungkap Gubernur Kalbar.

“Relawan yang terlibat kebanyakan adalah mahasiswa, Pak,” sahut mahasiswa tersebut.

“Kalau begitu, itu bagus,” jawab Gubernur Kalbar.

“Bapak mungkin kurang mengikuti perkembangan di media sosial, jadi tidak melihat itu,” balas mahasiswa dengan nada sedikit kesal.

Ketegangan semakin meningkat ketika seorang mahasiswa mengekspresikan kekecewaannya atas kurangnya hasil signifikan sejak kedatangan Presiden Prabowo Subianto ke Kalimantan Barat pada 22 Agustus lalu. Mendengar pernyataan tersebut, Ria Norsan tampak marah dan berteriak kepada mahasiswa tersebut.

➡️ Baca Juga: Korban Pungli Menolak Ganti Rugi 10 Kali Lipat dari Kapolrestabes Surabaya, Simak Alasannya

➡️ Baca Juga: Perkembangan Taktik Pressing Sepak Bola Modern Di Kompetisi Nasional

Related Articles

Back to top button