Surat Resmi AFC untuk Persib: Dukungan dan Harapan untuk Masa Depan Klub

Persib Bandung kembali menghadapi tantangan serius setelah mendapatkan sanksi dari Asian Football Confederation (AFC). Sanksi ini berkaitan dengan insiden yang terjadi dalam pertandingan AFC Champions League (ACL) musim 2025/2026. Pelanggaran yang terjadi melibatkan perilaku suporter yang tidak sesuai dalam pertandingan fase gugur.
Pertandingan yang menjadi sorotan adalah duel antara Ratchaburi FC dan Persib yang berlangsung pada 11 Februari 2026. Laga tersebut merupakan leg pertama dari babak 16 besar Regional Timur yang dilaksanakan di Dragon Solar Park.
Dalam pengumuman resmi, AFC menegaskan bahwa Persib harus bertanggung jawab atas tindakan suporternya. Hal ini mengacu pada ketentuan Pasal 65 dalam Kode Disiplin dan Etika AFC yang mengatur mengenai tanggung jawab klub terhadap perilaku penonton.
Insiden yang dinyatakan sebagai pelanggaran melibatkan keributan antara suporter Persib dengan pendukung tim lawan. Tindakan tersebut jelas dianggap sebagai perilaku yang tidak pantas dalam konteks pertandingan resmi.
AFC juga mencatat bahwa ini bukanlah pelanggaran pertama bagi klub asal Bandung tersebut. Kasus ini tercatat sebagai pelanggaran keempat yang dialami Persib, yang berarti ada catatan residivisme yang masih berlaku.
Berdasarkan analisis tersebut, AFC memutuskan untuk memberikan sanksi berupa denda finansial kepada Persib. Jumlah denda yang harus dibayarkan mencapai USD 8.750, yang setara dengan sekitar Rp148 juta.
Keputusan ini sesuai dengan ketentuan Pasal 65.1 dalam Kode Disiplin dan Etika AFC, yang menilai bahwa Persib telah melanggar aturan terkait tanggung jawab klub atas perilaku penonton.
Selain itu, AFC juga menetapkan durasi waktu untuk melunasi denda tersebut. Persib diwajibkan untuk menyelesaikan sanksi dalam waktu 30 hari sejak keputusan tersebut disampaikan.
Ketentuan mengenai batas waktu pembayaran ini merujuk pada Pasal 11.3 dalam regulasi yang sama. Persib diharapkan untuk memenuhi kewajiban ini sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Sanksi ini tentu menambah catatan disiplin bagi Persib di kompetisi Asia musim ini. Klub yang dikenal dengan julukan Maung Bandung ini memang telah beberapa kali terjerat hukuman dari AFC selama berlaga di pentas Asia.
Keputusan AFC terkait sanksi ini adalah sebagai berikut:
Liga Champions AFC Two 2025/26 (Fase Gugur), Ratchaburi FC (THA) vs Persib Bandung (IDN) pada 11 Februari 2026.
Persib Bandung (IDN) bertanggung jawab atas perilaku penonton sesuai Pasal 65, Kode Disiplin dan Etika AFC.
Suporter yang terkait dengan pihak yang tergugat terlibat dalam keributan dengan penonton dari klub tuan rumah, yang merupakan tindakan perilaku tidak pantas.
➡️ Baca Juga: Daftar Gadget yang Bisa Membantu Mengurangi Kecanduan Smartphone
➡️ Baca Juga: Panduan Pendidikan Karir Persiapkan Siswa ke Dunia Kerja




