Ketahanan Bencana Jadi Fokus Utama, Satgas PRR Percepat Pemulihan Infrastruktur Secara Efektif

Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana di Sumatera terus berupaya untuk mempercepat pemulihan infrastruktur demi mengembalikan konektivitas bagi penyintas bencana yang terdampak oleh kejadian hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Inisiatif ini mencakup perbaikan jalan serta jembatan baik yang bersifat nasional maupun daerah, untuk memastikan bahwa aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak dapat kembali berfungsi dengan baik. Langkah ini juga bertujuan untuk memastikan distribusi logistik di ketiga wilayah yang terkena dampak tidak mengalami kendala.
Menurut data yang dirilis oleh Satgas PRR per 18 April, infrastruktur jalan nasional dan daerah di ketiga provinsi sudah pulih secara fungsional. Di Aceh, semua dari 46 jalan nasional dan 23 jembatan nasional yang sebelumnya rusak kini telah berfungsi kembali.
Di samping itu, sebanyak 1.521 titik jalan daerah dari total 1.638 titik, serta 351 jembatan daerah dari total 652, juga telah dapat digunakan kembali.
Sementara itu, di Sumatera Utara, dari 30 jalan nasional dan 7 jembatan nasional yang mengalami kerusakan, semuanya sudah berfungsi kembali. Selain itu, 607 dari total 616 jalan daerah serta 343 jembatan daerah dari total 366 juga telah dapat diakses kembali.
Sedangkan di Sumatera Barat, semua dari 31 jalan nasional dan 13 jembatan nasional yang sebelumnya rusak sudah dapat diakses. Di sisi lain, 149 dari total 167 titik jalan daerah serta 97 jembatan daerah dari total 163 juga telah berfungsi kembali.
Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menekankan bahwa rekonstruksi infrastruktur yang mendukung konektivitas menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana di wilayah Sumatera.
Ia juga menjelaskan bahwa langkah selanjutnya adalah meningkatkan fungsi jalan dan jembatan yang saat ini bersifat fungsional menjadi lebih permanen.
Tito memberikan penghargaan kepada berbagai pihak yang terlibat, termasuk TNI/Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), yang telah bekerja keras untuk memastikan infrastruktur penunjang konektivitas di tiga wilayah yang terdampak kembali normal.
“Pekerjaan perbaikan infrastruktur jalan terus berlangsung. Saya sangat menghargai upaya dari TNI/Polri yang tidak henti-hentinya, begitu juga BNPB yang terus bergerak, serta Menteri Pekerjaan Umum (Dody Hanggodo) yang luar biasa,” ujar Tito dalam konferensi pers setelah Rapat Koordinasi Tim Pengarah Satgas PRR di Kompleks Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, pada 6 April 2026.
➡️ Baca Juga: Pendapatan Bisnis Data Center Toto Sugiri Diprediksi Naik 40 Persen pada 2025
➡️ Baca Juga: Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Ikan Laut Kaya Omega 3 untuk Tubuh Anda




