Negara Tetangga RI Diprediksi Akan Setara Panas Sahara pada 2070, Ancaman bagi Kehidupan Manusia

Bangkok kini menghadapi ancaman serius yang disampaikan oleh para ilmuwan iklim di seluruh dunia. Thailand diprediksi berisiko mengalami kondisi panas yang ekstrem, mirip dengan yang terdapat di Gurun Sahara, pada tahun 2070 jika pemanasan global tidak ditangani dengan efektif.
Peringatan ini didasarkan pada sejumlah penelitian iklim, termasuk karya yang dilakukan oleh Xu dan timnya mengenai masa depan “ceruk iklim manusia”. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan suhu global yang terus-menerus dapat mendorong banyak kawasan keluar dari kisaran suhu yang telah mendukung kehidupan manusia dan perkembangan peradaban selama ribuan tahun.
Salah satu konsep penting yang dibahas dalam penelitian tersebut adalah istilah “ceruk iklim manusia”. Ini merujuk pada rentang suhu rata-rata tahunan di mana manusia telah secara historis dapat hidup, menetap, dan membangun peradaban. Secara tradisional, populasi manusia terfokus di daerah dengan suhu rata-rata antara 11°C hingga 15°C.
Walaupun saat ini banyak orang tinggal di luar kisaran tersebut, manusia masih mempunyai kemampuan untuk beradaptasi. Namun, tantangan besar akan muncul ketika suhu rata-rata tahunan melampaui 29°C.
Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa saat ini, wilayah dengan suhu di atas 29°C hanya mencakup sekitar 0,8 persen dari total permukaan daratan dunia, dan sebagian besar terletak di daerah gurun seperti Sahara.
Jika skenario emisi gas rumah kaca yang tinggi terus berlanjut, daerah-daerah dengan kondisi panas ekstrem ini diperkirakan akan meluas, berpotensi mempengaruhi sekitar sepertiga dari populasi global. Thailand, dalam hal ini, menjadi salah satu negara yang paling rentan. Saat ini, suhu rata-rata tahunan di Thailand telah mencapai sekitar 26°C, yang menunjukkan bahwa negara ini sudah cukup dekat dengan batas berbahaya tersebut.
Proyeksi iklim yang ada mengindikasikan bahwa pada akhir abad ini, Thailand bisa jadi akan melewati ambang suhu 29°C. Hal ini akan mengarah pada kondisi rata-rata yang hampir menyerupai iklim gurun panas. “Proyeksi iklim yang telah dikaji menunjukkan bahwa pada akhir abad ini, Thailand mungkin akan melewati batas 29°C, sehingga mendorong keadaan rata-rata menuju level yang biasanya terkait dengan iklim gurun,” demikian dikutip dari laporan yang dirilis pada 19 April 2026.
Dampak dari peningkatan suhu ini tidak hanya akan terlihat dari aspek suhu yang lebih tinggi, tetapi juga akan membawa perubahan signifikan terhadap berbagai sistem kehidupan manusia. Perubahan ini dapat mempengaruhi kesehatan, produktivitas kerja, ketahanan pangan, serta stabilitas ekonomi secara keseluruhan.
➡️ Baca Juga: Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian Turun, Mana Paling Murah?
➡️ Baca Juga: Fitur Rahasia dalam Game Resident Evil Requiem yang Wajib Anda Ketahui




