Motor Terringan di Indonesia: Temukan Model dengan Bobot Hanya 82 Kg

Bobot sepeda motor adalah salah satu pertimbangan utama bagi banyak pengendara, terutama bagi mereka yang sering menjelajahi daerah perkotaan. Motor yang memiliki bobot ringan cenderung lebih mudah untuk dikendalikan saat melakukan manuver pada kecepatan rendah, serta lebih praktis saat dipindahkan di area parkir yang terbatas.
Di pasaran Indonesia, terdapat berbagai pilihan motor ringan, baik yang menggunakan tenaga listrik maupun mesin bensin. Hasil penelusuran terbaru menunjukkan bahwa Indomobil eMotor QT menjadi salah satu model teringan, dengan bobot hanya 82,5 kilogram, menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan mobilitas di kota.
Bobot ringan dari eMotor QT ini membuatnya lebih unggul dibandingkan dengan sejumlah skuter matik bermesin bensin yang ada di pasaran. Desain motor listrik ini memang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan, dengan dimensi yang cukup kompak dan praktis.
Honda BeAT juga termasuk dalam kategori motor ringan yang masih tersedia di Indonesia. Menurut spesifikasi resmi, bobot kosong BeAT untuk varian CBS-ISS dan Deluxe Smart Key adalah 87 kilogram, sedangkan tipe CBS memiliki bobot kosong sebesar 88 kilogram.
Pilihan lain dalam segmen motor listrik adalah Honda ICON e, yang memiliki berat kosong 89 kilogram. Dengan bobot ini, ICON e tetap termasuk dalam kategori motor listrik yang relatif ringan di Indonesia, menawarkan kemudahan dalam penggunaan sehari-hari.
Sementara itu, untuk motor berbahan bakar bensin, Suzuki NEX II mencatatkan bobot kosong 93 kilogram. Dengan angka ini, NEX II menjadi salah satu skuter matik bensin teringan yang dapat ditemukan di pasar Indonesia saat ini.
Suzuki juga menghadirkan model NEX II Crossover, yang memiliki bobot kosong sedikit lebih berat, yaitu 94 kilogram. Meskipun menggunakan platform yang sama dengan NEX II, model ini menawarkan desain yang lebih sporty dan berkarakter crossover.
Di sisi lain, Yamaha Gear 125 memiliki bobot isi 95 kilogram untuk tipe Standard dan 96 kilogram untuk versi S. Selain itu, Yamaha Gear Ultima juga memiliki berat isi yang setara, sehingga masih tergolong dalam kategori motor yang cukup ringan.
Motor dengan bobot yang lebih ringan biasanya memberikan keuntungan tersendiri dalam berbagai situasi, seperti saat bermanuver di ruang yang sempit, atau saat harus keluar-masuk dari tempat parkir. Namun, penting untuk diingat bahwa faktor-faktor lain seperti tinggi jok, distribusi bobot, dimensi kendaraan, dan posisi berkendara juga memengaruhi kenyamanan dan kemudahan dalam mengendalikan motor tersebut.
➡️ Baca Juga: Cara Diet Efektif untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas Tanpa Mengurangi Nasi Secara Berlebihan
➡️ Baca Juga: Alejandro Garnacho Mengakui Wrexham Menyulitkan Chelsea Hingga Babak Tambahan



