Kembangkan Perkebunan Tebu Rakyat untuk Meningkatkan Produksi Gula Nasional

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, memberikan dorongan kepada peningkatan produktivitas tebu nasional sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan gula dalam negeri. Ia optimis bahwa produksi gula nasional akan terus mengalami peningkatan yang signifikan.
Amran menjelaskan, “Kami berharap tidak perlu mengimpor gula putih. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan tidak membongkar 86 persen plasma tebu rakyat, sehingga Bapak Presiden memberikan instruksi kepada kami untuk memperoleh anggaran guna membongkar plasma tersebut.” Pernyataan ini disampaikan dalam keterangannya pada Selasa, 1 September 2026.
Dalam kunjungan kerjanya, Amran telah meninjau perkebunan tebu milik Sugar Group Companies (SGC) yang terletak di Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Dia juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi SGC yang dinilai telah memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal serta menciptakan banyak lapangan pekerjaan.
“Bapak sudah berkontribusi besar untuk negara, dengan total pegawai mencapai 40 ribu orang,” ungkap Amran saat mengunjungi perkebunan tebu SGC.
Amran menekankan bahwa keberadaan perusahaan besar seperti SGC tidak hanya berperan dalam meningkatkan perekonomian, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan sektor pertanian di daerah setempat.
Dia berharap komitmen perusahaan-perusahaan gula nasional dapat terus ditingkatkan, sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi gula dalam negeri. Peningkatan produktivitas tebu dianggap sebagai langkah penting untuk memenuhi kebutuhan nasional dan mengurangi ketergantungan pada gula impor.
Pemerintah saat ini tengah mendorong optimalisasi lahan serta peningkatan produktivitas tebu, termasuk melalui pengembangan perkebunan tebu rakyat. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pasokan bahan baku dan meningkatkan produksi gula nasional secara keseluruhan.
Amran menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan gula, dan petani dalam meraih target produksi yang telah ditetapkan. Kerjasama ini diharapkan dapat membawa hasil yang lebih signifikan dalam mencapai tujuan bersama.
Karena itu, Amran menyatakan dukungannya kepada SGC dan perusahaan-perusahaan gula lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas dan memberikan kontribusi terhadap pencapaian target produksi gula nasional yang ditetapkan sebesar 3 juta ton.
“Kami mendukung upaya untuk meningkatkan produksi. Harapannya, dapat tercapai 100 ton per hektare,” ujar Amran, menegaskan pentingnya pencapaian ini.
Dia juga menekankan bahwa peningkatan produktivitas lahan merupakan kunci untuk memperkuat industri gula nasional. Dengan produktivitas yang lebih baik, pemerintah optimis bahwa kebutuhan gula putih dalam negeri dapat dipenuhi dengan lebih efektif.
Kunjungan Amran ke perkebunan SGC ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memantau secara langsung perkembangan sektor pergulaan nasional dan mendorong peningkatan produktivitas di tingkat perkebunan.
➡️ Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2026, Pelni Mencatat 225 Ribu Penumpang yang Terlayani
➡️ Baca Juga: Skandal Suami Clara Shinta: Tanggapan Buya Yahya Mengenai Perselingkuhan dalam Islam




