Kapolda Metro Jaya Kerahkan Ribuan Personel untuk Tingkatkan Pengamanan di Ancol

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Asep Edi Suheri, menegaskan bahwa pengamanan di kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, akan dilakukan secara maksimal selama periode libur Lebaran.
Langkah pengamanan ini diambil sebagai respons terhadap peningkatan yang signifikan dalam jumlah pengunjung pada hari kedua Idul Fitri. Ia menyebutkan bahwa kawasan pantai Ancol menjadi tujuan utama bagi masyarakat untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga. Hal ini diungkapkan saat beliau mengecek langsung kondisi di Ancol pada hari Senin, 23 Maret 2026.
Berdasarkan peninjauan yang dilakukan, tercatat bahwa jumlah pengunjung ke Ancol mencapai 53.824 orang pada Minggu, 22 Maret 2026. Angka ini menunjukkan lonjakan yang sangat signifikan, yakni sebesar 177 persen dibandingkan hari-hari biasa.
Dalam upaya menjaga keamanan, Kapolda menginstruksikan penguatan pengamanan di lokasi-lokasi yang rawan kerumunan, salah satunya di area tepi pantai dan pintu masuk utama. Tujuannya adalah untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengurangi risiko kecelakaan di perairan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, menambahkan bahwa peninjauan tersebut merupakan wujud komitmen Kapolda untuk menjamin pelayanan kepolisian yang nyata dan efektif.
“Bapak Kapolda melakukan peninjauan ke Ancol karena memprediksi kawasan ini akan terus ramai. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh personel dalam kondisi siap dan prosedur pengamanan serta layanan telah dipersiapkan dengan baik agar masyarakat merasa aman,” jelas Budi.
Selain pengawasan fisik, pihak kepolisian juga menerapkan langkah-langkah antisipatif seperti rekayasa lalu lintas dan patroli oleh Tim Urai di akses menuju Jakarta Utara. Hal ini bertujuan untuk mencegah kemacetan yang dapat mengganggu kenyamanan para wisatawan baik saat masuk maupun keluar dari kawasan Ancol.
Budi juga menjelaskan bahwa optimalisasi layanan Polri 110 tetap menjadi garda terdepan bagi masyarakat yang memerlukan bantuan cepat. Dengan pengamanan yang terintegrasi, diharapkan momen liburan di kawasan pesisir ini berlangsung aman dan tertib bagi seluruh warga Jakarta dan sekitarnya.
Kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan Operasi Ketupat Jaya 2026 yang diadakan oleh Polda Metro Jaya untuk menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama liburan.
Dalam operasi besar ini, Polda Metro Jaya menyiapkan 6.812 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Potensi Masyarakat.
Selain penugasan personel, terdapat juga 95 pos yang dibentuk, yang terdiri dari 68 Pos Pengamanan, 22 Pos Pelayanan, dan 5 Pos Terpadu, untuk mendukung kelancaran dan keamanan selama periode liburan.
➡️ Baca Juga: Macet di Pelabuhan Gilimanuk Mulai Teratasi, Menhub Dudy Tegaskan Perkembangan Positif
➡️ Baca Juga: Manajemen Keuangan Bijak untuk Kesejahteraan Finansial Jangka Panjang yang Aman




