Prabowo Umumkan Dividen BUMN 2025 Mencapai Rp 142,3 Triliun, Naik 67 Persen

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa perbaikan dalam tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menghasilkan lonjakan signifikan dalam setoran dividen, yang diperkirakan mencapai Rp 142,3 triliun pada tahun 2025. Angka ini mencerminkan peningkatan sebesar 67 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Kenaikan ini merupakan hasil dari revisi laporan keuntungan sejumlah BUMN yang menunjukkan bahwa total keuntungan yang diperoleh pada tahun 2024 mencapai Rp 186 triliun, dengan setoran dividen yang tercatat sebesar Rp 85,5 triliun.
Dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR RI 2026 dan Sidang Bersama MPR RI, DPR RI, serta DPD RI yang berlangsung di Senayan, Jakarta, Prabowo menyatakan, “Dividen BUMN yang disetorkan tahun 2025 mencapai Rp 142,3 triliun, naik 67 persen dari tahun 2024.”
Pada tahun 2025, total keuntungan BUMN diprediksi mencapai Rp 326 triliun, yang menunjukkan kenaikan sebesar 75,3 persen dibandingkan tahun 2024. Prabowo menegaskan bahwa angka tersebut akurat dan tidak ada manipulasi data.
Ia menjelaskan bahwa peningkatan kontribusi BUMN kepada negara akan lebih jelas terlihat jika dibandingkan dengan Penanaman Modal Negara (PMN) yang disalurkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada tahun yang sama.
Pada tahun 2024, setelah dikurangi PMN, dividen BUMN tercatat sebesar Rp 53 triliun, sedangkan pada tahun 2025 meningkat tajam menjadi Rp 138 triliun, atau naik 160 persen. Prabowo juga memperkirakan bahwa kontribusi dividen BUMN akan terus meningkat pada tahun 2026, dengan proyeksi mencapai Rp 200 triliun tanpa adanya PMN.
Capaian yang luar biasa ini menunjukkan bahwa perbaikan dalam manajemen dan tata kelola BUMN dapat memberikan hasil yang signifikan dalam waktu yang relatif singkat, asalkan dilakukan dengan prinsip yang sehat dan transparan.
Prabowo menegaskan, “Ini membuktikan bahwa dengan manajemen yang sehat dan niat yang tulus, kesuksesan dapat diraih dengan cepat.”
Atas pencapaian tersebut, Prabowo menyampaikan penghargaan kepada jajaran manajemen dan pimpinan Danantara, yang dianggapnya layak mendapatkan penghargaan atas kontribusi mereka dalam perbaikan BUMN.
“Saya ingin mengapresiasi manajemen dan pimpinan Danantara. Mereka pantas mendapatkan bintang kehormatan di momen peringatan hari kemerdekaan ini,” ungkap Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa peningkatan keuntungan BUMN tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan penerimaan negara, tetapi juga digunakan untuk mempercepat program hilirisasi.
“Keuntungan BUMN saat ini difokuskan untuk mempercepat upaya hilirisasi yang kita jalankan,” ujar Prabowo.
➡️ Baca Juga: 3 Negara yang Pernah Mundur di Piala Dunia dan Arsenal Menghadapi Tim Kasta Ketiga
➡️ Baca Juga: Satgas PKH Amankan Uang Negara Rp370 Triliun, Prabowo Sebut Setara 10% APBN




