Indonesia Ekspansi Bisnis Aviasi ke Timur Tengah dengan Konsesi 20 Tahun di Oman

Jakarta – Pertumbuhan industri penerbangan yang pesat sejalan dengan meningkatnya permintaan terhadap layanan pemeliharaan pesawat. Fenomena ini menjadikan fasilitas perawatan pesawat sebagai elemen krusial dalam mendukung operasional maskapai, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.
Di wilayah Timur Tengah, kebutuhan akan layanan ini menjadi bagian integral dari pengembangan ekosistem aviasi. Indonesia, melalui unit bisnis perawatan pesawatnya, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF AeroAsia), kini berperan aktif dalam pengelolaan fasilitas perawatan pesawat di Oman.
GMF AeroAsia baru saja menandatangani perjanjian konsesi selama 20 tahun dengan Otoritas Penerbangan Sipil Oman (Civil Aviation Authority, CAA) untuk mengoperasikan dan mengelola fasilitas perawatan pesawat di Bandara Internasional Muscat.
Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan oleh Naif bin Ali Al-Abri, Presiden CAA, dan Andy Fahrurrozi, CEO GMF AeroAsia, dalam acara pembukaan Civil Aviation Investment Forum di Muscat, Oman, yang berlangsung baru-baru ini.
Dengan perjanjian konsesi ini, GMF AeroAsia akan mengoperasikan fasilitas pemeliharaan pesawat di Bandara Internasional Muscat selama dua dekade mendatang. Layanan yang akan disediakan mencakup perawatan berat (heavy maintenance) serta inspeksi berkala, yang sangat dibutuhkan oleh maskapai penerbangan.
Layanan ini ditujukan untuk armada maskapai nasional, regional, hingga internasional. Fasilitas tersebut akan menangani berbagai aspek perawatan pesawat, termasuk struktur pesawat, mesin, dan sistem avionik.
“Kerja sama ini tidak hanya berkaitan dengan aspek bisnis, tetapi juga membuka peluang untuk transfer pengetahuan dan teknologi mutakhir dalam bidang perawatan pesawat, termasuk rangka pesawat (airframe), mesin, dan sistem avionik,” demikian keterangan resmi dari akun Civil Aviation Authority Oman yang dirilis pada Selasa (6/10/2026).
Kerja sama ini juga meliputi pengembangan pengetahuan dan teknologi dalam pemeliharaan pesawat. GMF akan bertanggung jawab atas pengelolaan fasilitas tersebut selama masa konsesi yang ditetapkan selama 20 tahun.
GMF AeroAsia merupakan perusahaan yang beroperasi di sektor pemeliharaan pesawat dan merupakan bagian dari ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dikelola melalui Danantara.
Kerja sama dengan otoritas penerbangan Oman ini merupakan langkah lanjutan setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dorongan agar lebih banyak BUMN Indonesia memasuki pasar global. Pernyataan ini disampaikan saat peluncuran Danantara di Istana Kepresidenan Jakarta pada (24/2/2026).
“Kami ingin melihat lebih banyak BUMN Indonesia berada dalam daftar Global Fortune 500, membuktikan bahwa Indonesia bukan sekedar pengikut, tetapi mampu menjadi pelopor dan pemimpin dalam perekonomian dunia,” tegas Presiden Prabowo dalam acara peluncuran Danantara di Istana Kepresidenan Jakarta.
➡️ Baca Juga: Polisi Sita Ratusan Motor Bodong Hasil Razia Akhir Tahun
➡️ Baca Juga: Ucapan Selamat Paskah 2025: Inspirasi untuk Media Sosial



