www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

depo 10k depo 10k
bisnis

Bandara yang Ditutup Hingga Tengah Malam Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jakarta – Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI), yang lebih dikenal sebagai AirNav Indonesia, mengumumkan bahwa penutupan sementara penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) akan diperpanjang hingga tengah malam pada hari Minggu, 6 September 2026.

Penutupan ini tidak hanya berlaku untuk Bandara Soekarno-Hatta, tetapi juga mencakup beberapa bandara lain yang terkena dampak dari sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Hermana Soegijantoro, EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia, menyatakan bahwa status penutupan untuk Bandara Soekarno-Hatta dan bandara lainnya akan berlangsung hingga pukul 23.59 WIB.

“Penutupan Bandara Soekarno-Hatta dan bandara lainnya disebabkan oleh penyebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau, sesuai dengan NOTAM A3355/26 (NOTAMR A3351/26). Penutupan ini mulai berlaku sejak pukul 18.00 WIB pada 6 September 2026,” jelasnya.

Ia juga menginformasikan bahwa pembaruan status NOTAM yang menandakan penutupan akibat abu vulkanik berlaku tidak hanya di Bandara Soetta, tetapi juga di Bandara Halim Perdanakusuma (WIHH), Husein Sastranegara (WICC), Pondok Cabe (WIHP), Budiarto (WIRR), Radin Inten II (WILL), Pagar Alam (WIPY), dan Taufik Kiemas (WILP).

Untuk Bandara Halim Perdanakusuma, penutupan yang diperbarui melalui NOTAM A3354/26 (NOTAMR A3349/26) akan berlaku dari pukul 17.58 WIB hingga perkiraan pukul 23.59 WIB.

Sementara itu, penutupan Bandara Husein Sastranegara telah diperbarui melalui NOTAM C1098/26 (NOTAMR C1093/26), yang mulai berlaku dari pukul 18.28 WIB hingga diperkirakan berakhir pada pukul 23.59 WIB. Bandara Budiarto juga mengalami penutupan yang diinformasikan melalui NOTAM C1097/26 (NOTAMR C1094/26) dari pukul 18.26 WIB hingga perkiraan pukul 23.59 WIB.

Bandara Pagar Alam mendapatkan pembaruan melalui NOTAM C1099/26 (NOTAMR C1088/26) yang berlaku mulai pukul 18.55 WIB hingga estimasi pukul 23.59 WIB. Sedangkan Bandara Taufik Kiemas diperbarui melalui NOTAM C1096/26 (NOTAMR C1091/26), berlaku dari pukul 18.03 WIB hingga estimasi pukul 23.59 WIB.

“Penutupan bandara-bandara yang terdampak ini dilaksanakan untuk menjamin keselamatan penerbangan,” tambahnya.

AirNav Indonesia berkomitmen untuk terus memantau kondisi ruang udara serta penyebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Semua informasi aeronautika akan diperbarui sesuai dengan perkembangan situasi demi mendukung keselamatan penerbangan.

“AirNav Indonesia juga aktif berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan dalam industri penerbangan untuk memastikan bahwa informasi terkait kondisi ruang udara dan layanan navigasi penerbangan dapat disampaikan dengan tepat waktu,” tutupnya.

➡️ Baca Juga: Menjual Jasa Konversi File PDF ke Word dengan Mudah untuk Mendapatkan Uang Online

➡️ Baca Juga: Santri Siap Menyambut Presiden Prabowo di Muktamar ke-35 NU dengan Semangat Tinggi

Related Articles

Back to top button