Bangladesh Menilai FIFA ASEAN Cup 2026 Sebagai Persiapan, Bukan Turnamen Utama

Tim nasional Bangladesh telah menerima tawaran untuk menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026, yang akan berlangsung di Indonesia mulai tanggal 24 September 2026. Namun, Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF) memandang turnamen ini sebagai bagian dari persiapan menuju SAFF Championship 2026, bukan sebagai kompetisi utama yang harus ditargetkan.

Keputusan Bangladesh untuk berpartisipasi muncul setelah India menyatakan mundur dari edisi perdana FIFA ASEAN Cup. Komite Tim Nasional (NTC) BFF kemudian memberikan persetujuan untuk keikutsertaan Bangladesh dalam turnamen yang akan mempertemukan mereka dengan berbagai tim dari Asia Tenggara ini.

Sayed Hasan Kanon, seorang anggota NTC sekaligus anggota Komite Eksekutif BFF, mengungkapkan keputusan tersebut. Dia menyatakan bahwa Bangladesh memutuskan untuk menerima undangan tersebut karena turnamen ini memberikan kesempatan bagi tim untuk berhadapan dengan lawan yang lebih tangguh sebelum mereka berlaga di SAFF Championship.

“Kami sepakat untuk berpartisipasi di FIFA ASEAN Cup sebagai bagian dari persiapan tim Bangladesh untuk menghadapi SAFF Championship, karena di sana kami akan bertemu dengan tim-tim yang lebih kuat,” ungkap Kanon, yang dikutip dari sumber terpercaya pada tanggal 16 Agustus 2026.

Dengan demikian, Bangladesh tidak menganggap FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai target utama. Bagi mereka, turnamen ini lebih dianggap sebagai kesempatan untuk berlatih dan menguji kekuatan tim sebelum menghadapi kompetisi regional di Asia Selatan.

Kanon juga menambahkan alasan lain yang melatarbelakangi keputusan BFF untuk menerima tawaran FIFA. Selain bertanding melawan lawan yang lebih kuat, Bangladesh juga akan mendapatkan dana partisipasi, sementara akomodasi dan tiket pesawat selama turnamen akan ditanggung oleh pihak tuan rumah.

“Selain itu, kami akan mendapatkan dana partisipasi, dan tuan rumah telah menyediakan akomodasi serta tiket pesawat. Jadi, ini merupakan pilihan yang lebih baik bagi kami dibandingkan menggelar turnamen empat negara di Dhaka,” jelas Kanon.

Sebelum menerima undangan tersebut, Tabith Awal, Presiden BFF sekaligus Ketua NTC, meminta masukan dari anggota komite mengenai pilihan antara ikut serta di FIFA ASEAN Cup atau menyelenggarakan turnamen empat negara di Dhaka. NTC akhirnya sepakat untuk memilih FIFA ASEAN Cup.

Bangladesh akan menghadapi pertandingan di Indonesia dalam turnamen yang dijadwalkan berlangsung dari 24 September hingga 4 Oktober 2026. Mereka akan menggantikan India yang sebelumnya berada di Grup A, bersama dengan Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

➡️ Baca Juga: Ketua DPD Menegaskan Setiap Presiden RI Memiliki Peran sebagai Negarawan yang Utama

➡️ Baca Juga: Dapatkan Penghasilan Online Melalui Jasa Optimasi Kecepatan Website yang Efektif

Exit mobile version