Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin, menegaskan bahwa setiap Presiden Republik Indonesia memiliki peran penting sebagai negarawan yang ditandai dengan berbagai pencapaian selama masa jabatannya.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sultan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Dalam kesempatan itu, Sultan juga memberikan penghormatan kepada semua presiden yang pernah menjabat di Indonesia.
“Saya ingin mengajak kita semua untuk menundukkan kepala dan memberikan penghormatan kepada para pemimpin bangsa yang telah mendahului kita. Setiap presiden republik ini adalah seorang negarawan,” ucap Sultan dengan penuh rasa hormat.
Sultan melanjutkan, Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, dikenal sebagai Bapak Proklamator. Sementara Presiden kedua, Soeharto, dijuluki Bapak Pembangunan. Presiden ketiga, B.J. Habibie, diakui sebagai Bapak Teknologi.
Lebih jauh, dia menyoroti Presiden keempat, Abdurrahman Wahid, yang dipandang sebagai Bapak Pluralisme, dan Presiden kelima, Megawati Soekarnoputri, yang disebut sebagai Srikandi Konstitusi. Presiden keenam, Susilo Bambang Yudhoyono, dikenal sebagai Bapak Perdamaian, sedangkan Presiden ketujuh, Joko Widodo, diakui sebagai Bapak Infrastruktur.
“Setiap pemimpin telah mengukir peran bersejarah masing-masing. Ada satu benang merah yang selalu terjalin, yakni kekuatan daerah yang semakin kokoh, yang pada gilirannya membuat Indonesia semakin berdaulat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Najamudin memberikan apresiasi kepada kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang dinilai saling melengkapi dalam upaya meningkatkan martabat bangsa.
“Penghargaan juga kami berikan atas berbagai program yang berfokus pada kemandirian ekonomi nasional, terutama di tengah tantangan ketidakpastian yang dihadapi akibat dinamika geopolitik global,” tambahnya.
Pada hari Jumat itu, MPR RI, DPR RI, dan DPD RI menyelenggarakan Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI-DPD RI. Salah satu agendanya adalah pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta pidato kenegaraan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain pidato, pemerintah juga akan menampilkan video yang menggambarkan capaian kinerja selama periode pemerintah.
Sidang tahunan ini merupakan momen penting dalam agenda kenegaraan, diadakan untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
➡️ Baca Juga: Menjaga Kualitas Produk Stabil Selama Proses Produksi Massal yang Efektif
➡️ Baca Juga: Megawati Mengakui Kurangnya Fokus Usai JPE Kalahkan Popsivo di Final Four Proliga
