Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Hilang Diperluas ke Perairan Lampung

Polda Lampung telah memperluas upaya pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga anggota kru kapal yang hilang kontak saat berlayar dari Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, menuju Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Keberadaan mereka hingga saat ini masih belum diketahui, dan upaya pencarian terus dilakukan dengan lebih intensif.
Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, mengungkapkan bahwa area pencarian kini diperluas untuk mencakup sejumlah perairan yang berada dalam yurisdiksi Polda Lampung. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemungkinan menemukan jurnalis hilang tersebut.
Dia menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai antisipasi jika kemungkinan korban terbawa arus menuju perairan Lampung. Dengan memperluas jangkauan pencarian, diharapkan akan ada perkembangan positif mengenai keberadaan rekan-rekan mereka.
“Kami berharap dengan langkah ini, akan ada informasi baru mengenai keberadaan mereka,” ujar Yuni Iswandari, menambahkan harapan agar mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung proses pencarian, bekerja sama dengan jajaran kepolisian dan tim SAR. Dengan kerjasama ini, diharapkan dapat segera ditemukan titik terang mengenai keberadaan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang.
“Siapa tahu, ada informasi terbaru bahwa mereka ditemukan di laut. Kami berharap mereka diberikan keselamatan dan segera ditemukan,” tambahnya.
Usai insiden yang terjadi di perairan Banten, Polda Lampung dan tim SAR gabungan langsung turun tangan untuk membantu pencarian. Mereka menyisir wilayah perairan yang berada dalam hukum Polda Lampung guna mencari petunjuk mengenai keberadaan para korban.
Sebelumnya, personel Polair bersama Basarnas serta anggota DKO Mabes dan Brimob Polda Lampung telah dikerahkan untuk melakukan patroli di sekitar Pulau Sebesi dan beberapa lokasi perairan di Lampung.
“Pada tanggal 9 September, kami telah menerjunkan dua tim. Tim pertama terdiri dari anggota Polair, DKO Mabes, dan Basarnas. Sementara tim kedua melibatkan enam anggota Polair dan lima anggota Brimob untuk menyisir perairan Lampung. Namun, hingga saat ini belum ada perkembangan signifikan mengenai keberadaan mereka,” jelas Yuni Iswandari.
Dia juga mengungkapkan bahwa Polda Lampung berencana untuk melanjutkan penyisiran menggunakan kapal. Jika kondisi cuaca mendukung, pencarian melalui udara dengan helikopter juga akan dilakukan untuk meningkatkan kemungkinan menemukan jurnalis hilang.
“Jika cuaca memungkinkan dan helikopter dapat terbang, kami akan melanjutkan patroli melalui udara,” ungkapnya, menekankan pentingnya langkah-langkah ini dalam upaya penemuan.
➡️ Baca Juga: Kenaikan Harga Berlangganan YouTube Premium: Apa Dampaknya bagi Pengguna?
➡️ Baca Juga: Cindy Rizky Aprilia, Dokter Koas dan Selebgram Terkait Isu Perselingkuhan Suami Maissy




