Persija dan Dewa United Berakhir Imbang, Souza Tantang Pengamat Buktikan Keunggulan Lawan

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengungkapkan pandangannya yang tajam setelah timnya meraih hasil yang kurang memuaskan di Super League. Meskipun Persija tidak berhasil mendapatkan tiga poin saat melawan Dewa United di Jakarta International Stadium (JIS) pada hari Minggu, pelatih asal Brasil ini menegaskan bahwa performa timnya tidak kalah dari lawan.
Souza menekankan bahwa meskipun hasil pertandingan menunjukkan imbang 1-1, timnya tetap menunjukkan dominasi di lapangan. Sebelumnya, mereka juga mengalami hasil serupa dengan skor 2-2 saat menghadapi Borneo FC di awal bulan Maret. Meski mengalami kesulitan dalam meraih poin, Souza percaya bahwa Macan Kemayoran tetap menunjukkan daya saing yang kuat dan mendominasi jalannya pertandingan.
“Tidak ada tim yang datang dan mampu menunjukkan permainan yang lebih baik dari kami. Bahkan, hari ini kami lebih unggul dibandingkan Dewa,” tegas Souza dengan percaya diri saat memberikan keterangan pers setelah pertandingan, seperti dilaporkan oleh ANTARA.
Pelatih ini menekankan bahwa ia memiliki perspektif yang berbeda dalam mengevaluasi kinerja tim. Baginya, proses permainan di lapangan lebih penting dibandingkan hasil akhir. “Saya tidak menilai pertandingan berdasarkan hasil. Saya lebih fokus pada bagaimana jalannya permainan,” tambahnya, menegaskan pendekatan analitis yang digunakannya.
Menanggapi kritik yang datang deras dari media sosial dan penilaian negatif dari pengamat, Souza menunjukkan sikap yang tenang. Ia menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah berkonsentrasi pada pengembangan tim, bukan terpengaruh oleh komentar yang tidak konstruktif dari luar.
Souza bahkan memberikan tantangan terbuka kepada semua pihak yang meragukan kualitas permainan Persija. “Cobalah temukan satu pertandingan di mana lawan tampil lebih baik dari kami, lalu kita bisa berdiskusi tentang strategi,” tantangnya dengan nada menantang.
Meskipun berusaha melindungi timnya, Souza juga menyadari kekecewaan yang dirasakan oleh para pendukung setia, Jakmania. Ia menegaskan bahwa seluruh tim, baik pelatih maupun pemain, merasakan frustrasi yang sama dengan suporter.
Souza menjelaskan bahwa semua elemen tim telah bekerja keras di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu demi meraih kemenangan. “Kekecewaan para suporter adalah kekecewaan kami juga. Kami berlatih setiap hari, berjuang di bawah panas dan hujan untuk memberikan kebahagiaan kepada semua,” ujarnya menutup pernyataannya.
➡️ Baca Juga: TikTok vs Instagram Reels: Platform Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Kreator?
➡️ Baca Juga: Beasiswa Unggulan 2025 : Peluang Emas untuk Masa Depan




