Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
lifestyle

Batas Usia Minimum Pengguna X di Indonesia Ditetapkan Menjadi 16 Tahun

Jakarta – Platform digital X telah menetapkan batas usia minimum untuk penggunanya di Indonesia menjadi 16 tahun. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 mengenai Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Alexander Sabar, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen nyata dari platform global dalam memenuhi kewajiban regulasi di tingkat nasional serta memperkuat perlindungan anak di dunia maya.

“Kami menghargai langkah konkret yang diambil oleh X sebagai wujud kepatuhan dan upaya untuk menjamin perlindungan anak dalam ruang digital,” ujar Alexander dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.

Dalam surat tertanggal 17 Maret 2026, X menegaskan komitmennya untuk mematuhi ketentuan pelaksanaan PP Tunas. Aturan ini secara khusus mengatur layanan jejaring sosial dan media yang berisiko tinggi, yang hanya diperbolehkan untuk anak-anak berusia 16 tahun ke atas.

Alexander menambahkan bahwa X telah menginformasikan perubahan kebijakan ini melalui laman Pusat Bantuan yang khusus disediakan untuk pengguna di Indonesia.

Selanjutnya, mulai 27 Maret 2026, X akan menjalankan rencana aksi untuk mengidentifikasi dan menonaktifkan akun-akun pengguna yang tidak memenuhi ketentuan batas usia minimum yang telah ditetapkan.

“Kemkomdigi berkomitmen untuk melakukan pemantauan secara berkala terhadap kemajuan proses ini guna memastikan bahwa regulasi PP Tunas dipatuhi,” jelas Alexander.

Kementerian juga menekankan pentingnya penyelenggara sistem elektronik (PSE) lainnya yang telah menerima surat dari Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, untuk memberikan tanggapan resmi dan mengambil langkah-langkah nyata seperti yang telah dilakukan oleh X.

“Kepatuhan aktif dan tepat waktu dari semua PSE sangat penting dalam menciptakan ekosistem digital yang aman bagi anak-anak,” tambah Alexander.

➡️ Baca Juga: Kesiapan Sekolah Menghadapi Tahun Ajaran Baru: Apa yang Perlu Dipersiapkan?

➡️ Baca Juga: Ulasan POCO Terbaru: Performa Tinggi dengan Harga yang Terjangkau dan Kompetitif

Related Articles

Back to top button