Arus balik Lebaran 2026 diprediksi akan mencapai puncaknya dalam beberapa hari mendatang. Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang menuju Pulau Jawa dari Sumatera, Polda Banten telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas berupa contraflow di kawasan Merak. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pengamanan arus balik, terutama di jalur yang mengarah ke dan dari Pelabuhan Merak, yang setiap tahun menjadi titik krusial kepadatan kendaraan.
Persiapan ini merupakan bagian dari strategi untuk mengelola arus balik pemudik, dengan fokus pada waktu-waktu yang berpotensi mengalami lonjakan kendaraan. Pihak kepolisian telah memetakan jam-jam rawan di mana kepadatan kendaraan diprediksi meningkat, sehingga dapat dilakukan langkah-langkah yang efektif untuk mengatasi situasi tersebut.
Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Banten, mengungkapkan bahwa puncak arus balik dari Pelabuhan Merak menuju Pulau Jawa diperkirakan terjadi pada tanggal 28 dan 29 Maret 2026. Hal ini penting untuk diperhatikan oleh para pemudik agar mereka dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.
“Prediksi kami menunjukkan bahwa arus balik ke Pulau Jawa dari Pelabuhan Merak akan terjadi pada 28 dan 29 Maret 2026,” ungkap Maruli. Dengan informasi ini, diharapkan pemudik dapat mempersiapkan diri menghadapi kepadatan yang mungkin terjadi di jalur tersebut.
Kepolisian juga telah menyiagakan personel di berbagai titik yang rawan mengalami kepadatan, khususnya di sekitar akses menuju Gerbang Tol Merak. Para petugas akan ditempatkan secara optimal untuk mengatur arus lalu lintas dan mengurai antrean kendaraan jika terjadi penumpukan.
Selain itu, Polda Banten telah berkoordinasi dengan pengelola jalan tol untuk menerapkan sistem contraflow jika kondisi lalu lintas menunjukkan kenaikan volume kendaraan yang signifikan. Tak hanya itu, petugas mobile rider juga disiapkan untuk bergerak cepat dalam mengatasi kepadatan kendaraan yang masuk dan keluar dari kawasan tol.
“Koordinasi telah dilakukan dengan pengelola jalan tol untuk menerapkan contraflow jika diperlukan, serta menyiapkan mobile rider guna mengurai penumpukan kendaraan di gerbang tol,” jelasnya. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan arus lalu lintas dapat berjalan lebih lancar dan aman.
Maruli juga mengingatkan kepada para pemudik untuk selalu mematuhi petunjuk dari petugas di lapangan. Kepatuhan terhadap pengaturan lalu lintas sangatlah penting agar perjalanan arus balik dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan selamat.
Dengan berbagai langkah antisipasi yang sudah disiapkan oleh pihak kepolisian, diharapkan kepadatan ekstrem yang biasanya terjadi saat arus balik di Merak dapat diminimalkan. Hal ini akan membantu para pemudik untuk kembali ke kota tujuan dengan lebih nyaman dan tanpa hambatan yang berarti.
➡️ Baca Juga: OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, KPK Tetapkan Tersangka dalam Kasus Korupsi
➡️ Baca Juga: Komisi III DPR Bentuk Panja untuk Awasi Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
