Prabowo Targetkan Produksi Massal Mobil Nasional Selesai Akhir 2028, Pabrik Sudah Dibangun

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana ambisius pemerintah untuk menghadirkan mobil nasional yang diharapkan dapat mulai diproduksi secara massal pada akhir tahun 2028. Fasilitas produksi untuk kendaraan tersebut dikabarkan telah dibangun di kawasan Subang, Jawa Barat, sebagai langkah awal dalam mewujudkan proyek ini.

Dalam pidatonya yang disampaikan dalam rangka penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan, Prabowo mengaitkan proyek mobil nasional ini dengan keberadaan Danantara, yang berfungsi sebagai dana kedaulatan Indonesia. Dana ini diharapkan dapat berperan dalam pembiayaan pembangunan kapasitas bangsa untuk jangka panjang.

“Danantara adalah instrumen kedaulatan kita yang harus digunakan untuk membangun kapasitas bangsa dalam waktu yang lama ke depan,” jelas Prabowo.

Lebih jauh, Prabowo menekankan pentingnya Danantara Development Management Fund (DDMF) sebagai salah satu alat untuk mendukung strategi tersebut. Dana ini dirancang untuk mempersiapkan, mengembangkan, dan mendanai proyek-proyek strategis jangka panjang yang dinilai memiliki dampak signifikan bagi Indonesia.

Proyek yang dimaksud bukan hanya sekadar membutuhkan investasi besar, tetapi juga mencakup kegiatan yang saat ini belum dapat didanai melalui modal investasi komersial jangka pendek.

Pada saat yang bersamaan, pemerintah berupaya untuk tidak tergantung sepenuhnya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam membiayai semua proyek strategis tersebut.

“DDMF adalah instrumen yang digunakan untuk mempersiapkan dan mengembangkan proyek strategis jangka panjang yang penting bagi Indonesia, sekaligus menghindari ketergantungan pada investasi komersial jangka pendek dan APBN,” tambah Prabowo.

Dalam konteks industri otomotif, Prabowo memberikan contoh nyata mengenai pemanfaatan dana kedaulatan tersebut, salah satunya adalah rencana pengembangan mobil nasional.

Ia menegaskan bahwa pemerintah menargetkan untuk memproduksi mobil nasional secara massal pada akhir tahun 2028.

“Sebagai contoh, kami merencanakan agar mobil nasional kita dapat diproduksi secara massal pada akhir 2028,” ungkapnya.

Prabowo juga menginformasikan bahwa fasilitas untuk mendukung proyek mobil nasional tersebut telah dibangun di Subang. Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah krusial untuk merealisasikan target produksi massal dalam waktu sekitar dua tahun ke depan.

Namun, proyek mobil nasional bukanlah satu-satunya inisiatif pemerintah dalam mengembangkan industri otomotif domestik. Prabowo juga menyinggung tentang kemajuan dalam pengembangan sepeda motor listrik yang telah diluncurkan sebelumnya.

➡️ Baca Juga: Kolaborasi Udinus–BBPJT: ‘Sibaja’ untuk Pelestarian Budaya Digital

➡️ Baca Juga: Sopir Ojol di Sleman Tewas Dibegal, Pelaku Mengaku Terjerat Pinjol

Exit mobile version