Media Iran Konfirmasi Kematian Ali Khamenei Usai Serangan Udara Israel dan AS

Televisi nasional Iran mengumumkan pada Minggu, 1 Maret 2026, bahwa Pemimpin Tertinggi negara tersebut, Ali Khamenei, telah meninggal dunia akibat serangan udara yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat.
Sebelumnya, beberapa outlet media Israel serta Presiden AS Donald Trump telah melaporkan bahwa Khamenei telah tewas.
Trump tidak memberikan rincian lebih lanjut, namun empat pejabat keamanan dari Israel menyatakan bahwa Ayatollah Khamenei kehilangan nyawanya setelah serangan udara Israel yang menghancurkan kompleks kediamannya di Teheran, menurut laporan yang dirilis oleh The New York Times pada hari yang sama.
Dalam laporan tersebut, diketahui bahwa Ayatollah Ali Khamenei adalah pemimpin dengan masa jabatan terlama di wilayah Timur Tengah, memimpin negara tersebut dalam waktu yang cukup lama.
Khamenei mulai memimpin Iran pada tahun 1989 setelah sebelumnya menjabat sebagai presiden dari tahun 1981 hingga 1989.
Pada Sabtu, 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan militer yang menargetkan berbagai lokasi di Iran, termasuk di ibu kota Teheran.
Agresi militer yang dilakukan oleh AS dan sekutunya di kawasan tersebut tidak hanya mengakibatkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga menimbulkan korban jiwa di kalangan sipil.
Sebagai balasan atas serangan tersebut, Iran meluncurkan serangan rudal ke arah wilayah Israel serta menargetkan instalasi militer AS di kawasan Timur Tengah.
➡️ Baca Juga: Kurangnya SDM Profesional Keamanan Siber Melemahkan Pertahanan
➡️ Baca Juga: TikTok vs Instagram Reels: Platform Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Kreator?



