AS Siap Negosiasikan Kesepakatan Damai dengan Iran dalam Waktu Dekat

Utusan Khusus Presiden Amerika Serikat, Steve Witkoff, mengungkapkan bahwa mereka berencana untuk melakukan pertemuan dengan pihak Iran dalam waktu dekat, tepatnya dalam “pekan ini”.

Presiden AS, Donald Trump, dilaporkan sedang mengupayakan tercapainya “kesepakatan damai” di tengah situasi ketegangan yang masih berlangsung antara AS dan Israel terhadap Iran.

“Kami mengharapkan pertemuan tersebut akan terjadi pekan ini. Tanda-tanda positif sudah terlihat dengan kapal-kapal yang mulai melintasi jalur tersebut. Saya percaya presiden sangat menginginkan kesepakatan damai,” ujar Witkoff dalam sebuah pernyataan yang dikutip pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Witkoff juga menegaskan pentingnya proses negosiasi ini. “Proses ini akan terus berlanjut hingga kami mencapai kesepakatan. Kami telah mengajukan beberapa usulan terkait hal ini,” tambahnya.

Sementara itu, Trump mengklaim bahwa Iran menunjukkan minat untuk melakukan negosiasi.

“Iran sangat tertekan. Mereka ingin berbicara, dan kami juga demikian. Sekarang mereka ingin mencapai kesepakatan,” kata Trump.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menjelaskan bahwa Washington berharap dapat menyelesaikan kampanye militernya terhadap Iran dalam waktu “beberapa minggu, bukan bulan”. Dia percaya bahwa tujuan tersebut dapat dicapai tanpa penambahan pasukan di lapangan.

Sejak tanggal 28 Februari 2026, AS dan Israel telah melancarkan serangan udara ke Iran, yang mengakibatkan lebih dari 1.340 korban jiwa.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi tempat bagi aset militer AS. Hal ini menyebabkan banyaknya korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan pada pasar dan penerbangan internasional.

Lebih lanjut, setidaknya 13 anggota militer AS telah kehilangan nyawa mereka sejak dimulainya konflik ini. Ketegangan yang berkepanjangan ini juga berdampak pada kenaikan harga energi dan mengganggu jalur pengiriman melalui Selat Hormuz.

➡️ Baca Juga: Panduan Pendidikan Karir Persiapkan Siswa ke Dunia Kerja

➡️ Baca Juga: Polri dan Bulog Salurkan 1.337 Ton Beras ke Masyarakat Menjelang Lebaran

Exit mobile version