— Paragraf 1 —
Wamena, VIVA – Suasana duka masih menyelimuti Sinta Bilolo, istri sopir Aris Sanda yang tewas ditembak di Jalur Trans Wamena, Papua Pegunungan. Di tengah situasi tersebut, Sinta harus meninggalkan Distrik Mbua menuju Wamena.
— Paragraf 2 —
Namun, perjalanan Sinta tidak bisa dilakukan melalui jalur darat karena akses yang masih terkendala. Koops TNI Habema akhirnya mengevakuasi Sinta melalui jalur udara pada Kamis, 17 September 2026.
— Paragraf 3 —
Evakuasi itu dilakukan atas perintah Panglima Koops TNI Habema Brigadir Jenderal Polisi TNI Riyanto. Sinta diterbangkan bersama dua pendampingnya, Haryati dan Murni.
— Paragraf 4 —
”Dari Mbua, Ibu Sinta bersama dua pendamping, Ibu Haryati dan Ibu Murni, dievakuasi menggunakan Helikopter Bell dan Helikopter Fennec,” kata dia, Jumat, 18 September 2026.
— Paragraf 5 —
Perjalanan mereka belum selesai setelah meninggalkan Mbua. Helikopter membawa ketiganya hingga Kenyam, Kabupaten Nduga.
— Paragraf 6 —
Dari Kenyam, perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan pesawat Caravan menuju Wamena. Riyanto memastikan seluruh rangkaian evakuasi tersebut berlangsung aman dan lancar.
— Paragraf 7 —
Evakuasi melalui jalur udara ini dilakukan dengan pertimbangan kondisi Sinta yang sedang berduka sekaligus persoalan akses menuju Wamena.
— Paragraf 8 —
“Ibu Sinta sedang dalam suasana duka dan membutuhkan perjalanan yang aman. Ketika akses darat belum memungkinkan, saya perintahkan jajaran memberikan bantuan evakuasi udara agar beliau bersama pendamping dapat sampai ke Wamena dengan selamat,” tuturnya.
— Paragraf 9 —
Aris Sanda sebelumnya menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Jalur Trans Wamena beberapa hari lalu.
— Paragraf 10 —
Riyanto mengatakan kondisi geografis Papua dan keterbatasan akses tidak boleh menghalangi upaya memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan.
— Paragraf 11 —
Terlebih, Sinta tengah menghadapi masa sulit setelah kehilangan suaminya.
— Paragraf 12 —
”Dalam keadaan seperti ini, keselamatan dan kemanusiaan harus menjadi prioritas,” ujar dia.
— Paragraf 13 —
Koops TNI Habema menyatakan kehadiran negara di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan. Dalam situasi tertentu, kehadiran tersebut juga diwujudkan melalui bantuan kemanusiaan, termasuk membantu masyarakat yang membutuhkan perjalanan aman di tengah keterbatasan akses.
— Paragraf 14 —
Melalui evakuasi tersebut, Sinta bersama dua pendampingnya akhirnya dapat melanjutkan perjalanan menuju Wamena melalui jalur udara.
➡️ Baca Juga: Bintang Porno Hana Kuraki Ditemukan Tewas, Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Kekerasan Seksual
➡️ Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Wilayah Jakarta dan Sekitarnya untuk Kamis 12 Maret 2026
