Kevin Diks Ungkap Kekecewaan Setelah Gol Non Penalti Dianulir VAR di Bundesliga

Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks, menjadi pahlawan bagi Borussia Monchengladbach dalam pertandingan melawan Union Berlin yang berakhir dengan skor 1-0 pada pekan ke-24 Bundesliga 2025/2026 di Stadion Borussia-Park pada Sabtu malam, 28 Februari 2026.
Kemenangan tersebut diraih melalui sebuah gol penalti yang dieksekusi Diks pada menit-menit akhir laga setelah terjadi pelanggaran di area terlarang.
Wasit memberikan penalti setelah melihat pelanggaran yang dilakukan oleh Stanley Nsoki terhadap pemain Gladbach, Hugo Bolin, di dalam kotak penalti. Kevin Diks, yang ditunjuk sebagai eksekutor, berhasil menaklukkan kiper Union Berlin, Frederik Rønnow, dengan tendangan kaki kanan yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang. Gol ini menjadi yang keempat bagi Diks di Bundesliga musim ini, semuanya dicetak melalui titik penalti.
Sebelum mencetak gol yang menentukan kemenangan tim, Diks sebenarnya sempat menjebol gawang Union Berlin pada menit ke-65 lewat skema serangan balik yang cepat. Setelah menerima umpan dari Rocco Reitz, Diks melepaskan tembakan kaki kiri ke tiang dekat. Namun, setelah tinjauan VAR, gol tersebut dibatalkan karena Reitz ternyata sudah berada dalam posisi offside sebelum memberikan umpan.
Menanggapi insiden tersebut, Diks, yang berusia 29 tahun, mengungkapkan kekecewaannya karena gol dari permainan terbuka yang telah lama dinantikannya harus dianulir. Ia mengaku telah lama tidak mencetak gol non-penalti sebelum momen tersebut tiba.
“Saya merasa sangat senang ketika bola masuk ke gawang, mengingat saya belum mencetak gol dari permainan terbuka selama dua tahun. Namun, VAR menyatakan offside. Saya belajar untuk cepat move on dari kemunduran itu dan fokus kembali saat mengambil penalti,” kata Diks yang dikutip dari laman resmi klub.
Selain mencetak gol kemenangan, kontribusi Diks di lapangan juga sangat terlihat. Ia melakukan enam aksi bertahan, memberikan 16 umpan ke wilayah pertahanan lawan, satu tekel, empat sapuan, satu intersep, serta empat kali berhasil merebut kembali bola. Penampilan impresifnya tersebut membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan dengan rating 8,5.
Gol yang dicetak di akhir laga itu juga menjadi momen penting bagi Borussia Monchengladbach, mengakhiri rentetan tujuh pertandingan tanpa kemenangan yang mereka alami sebelumnya. Dengan tambahan tiga poin, Die Fohlen kini naik satu peringkat ke posisi ke-12 klasemen sementara, mengumpulkan 25 poin dari 24 pertandingan yang telah dijalani.
Hasil positif ini menjadi bekal yang berharga bagi Monchengladbach, sebelum mereka menghadapi tim kuat Bundesliga, Bayern Munchen, di Allianz Arena pada Sabtu, 7 Maret 2026.
➡️ Baca Juga: Film Dokumenter Tentang Pekerja Migran Viral
➡️ Baca Juga: Erick Thohir Targetkan Timnas Indonesia Kalahkan China untuk Jaga Peluang ke Piala Dunia 2026
