Prilly Latuconsina Menghadapi Tantangan 4 Jam Proses Dempul Prostetik Setiap Hari untuk Danur Terakhir

Jakarta – Aktris Prilly Latuconsina mengorbankan empat jam setiap harinya untuk menjalani proses makeup prostetik dalam perannya sebagai Risa Saraswati di film Danur: The Last Chapter. Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop mulai 18 Maret 2026, bertepatan dengan musim libur Lebaran.
Film yang diproduksi oleh MD Pictures ini menjadi penutup perjalanan panjang Prilly selama satu dekade di jagat Danur. Dalam proyek ini, ia berkomitmen untuk tampil secara maksimal. Mari kita simak lebih lanjut mengenai tantangan yang dihadapinya!
Untuk menghidupkan karakter Risa di film terakhir ini, Prilly harus menjalani proses makeup prostetik yang mencakup hampir seluruh tubuhnya, dari wajah, leher, hingga tangan dan kaki.
“Prosesnya memakan waktu sekitar tiga hingga empat jam. Setiap elemen prostetik dipasang satu per satu di area wajah, leher, tangan, dan kaki. Ternyata, memakai makeup efek ini jauh lebih rumit daripada yang saya bayangkan,” ungkap Prilly saat gala premier Danur: The Last Chapter di IMAX Agora Mall, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Meskipun melelahkan, Prilly merasa puas dengan pengorbanannya. Ia optimis bahwa Danur: The Last Chapter akan meninggalkan kesan mendalam bagi para penonton.
“Saya bisa katakan ini mungkin adalah Danur terbaik, dan semoga dapat diterima dengan baik oleh penonton,” tambah Prilly.
Perjalanan Prilly bersama Danur dimulai ketika ia baru berusia 19 tahun. Kini, satu dekade kemudian, ia merasa campur aduk saat mendekati akhir perjalanan ini.
“Rasanya sangat mengharukan. Tak terasa sudah sepuluh tahun berlalu sejak saya memulai syuting untuk film ini,” jelas Prilly.
Bagi Prilly, Danur lebih dari sekadar sekumpulan judul film dalam daftar filmografinya. Seri horor ini menjadi titik awal yang sangat berarti dalam kariernya, khususnya di genre horor.
“Danur bukan hanya sebuat film, tetapi juga merupakan awal dari karier saya di dunia film horor. Kini, saat cerita ini mendekati akhir, rasanya sangat emosional,” ungkapnya.
Komitmen Prilly terhadap karakter Risa Saraswati ditunjukkan dengan menolak seluruh tawaran film horor lainnya selama sepuluh tahun terakhir. Keputusan tersebut diambil dengan penuh kesadaran untuk menjaga konsistensi dan menghormati perjalanan karakter yang ia jalani.
➡️ Baca Juga: Custom ROM Evolution X vs Pixel Experience mana yang paling stabil 2024 tanpa bug
➡️ Baca Juga: Pengalaman Pakai Galaxy A35 Sehari-hari: Smoothkah untuk Mediun Sosial?



