388 Siswa Sekolah Unggul Garuda Berhasil Masuk ke Kampus Terkenal Dunia

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Muhammad Qodari, mengungkapkan bahwa sebanyak 388 siswa dari Sekolah Unggul Garuda Transformasi berhasil diterima di perguruan tinggi terkemuka dunia untuk tahun ajaran 2025/2026.

Qodari menjelaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan dampak signifikan dari program yang telah dijalankan, di mana terdapat peningkatan 177 persen dari jumlah siswa yang berhasil memasuki perguruan tinggi luar negeri. Tahun ajaran sebelumnya, sebanyak 140 siswa berhasil lolos, dan kini jumlahnya melonjak menjadi 388 siswa.

Ia juga menambahkan bahwa angka tersebut mencerminkan pertumbuhan yang luar biasa dibandingkan tahun ajaran 2024/2025, menunjukkan kemajuan yang nyata bagi siswa Sekolah Unggul Garuda.

Beberapa perguruan tinggi ternama yang diikuti oleh siswa tersebut meliputi University of New South Wales di Australia, Nanyang Technological University di Singapura, University of Toronto di Kanada, serta University of California Berkeley di Amerika Serikat.

Selain itu, siswa Sekolah Unggul Garuda juga diterima di University of Oxford di Inggris, Wageningen University and Research di Belanda, dan Paris Sciences et Lettres di Prancis.

Qodari menambahkan, pengembangan bakat siswa dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi internasional dan mitra pendidikan lainnya.

Program ini mencakup persiapan ujian SAT dan IELTS, peningkatan kemampuan bahasa asing, pelatihan personal branding dan penulisan esai, penguatan karakter, serta fasilitasi pendaftaran ke perguruan tinggi terbaik dunia, termasuk kegiatan riset kolaboratif di bidang STEM.

Prestasi lain yang patut diperhatikan adalah Beasiswa Garuda 2026, yang telah berhasil menempatkan 515 penerima di berbagai universitas terkemuka di seluruh dunia.

Dari total tersebut, sebanyak 370 penerima berasal dari gelombang pertama, sedangkan 145 penerima berasal dari gelombang kedua.

Australia menjadi negara tujuan paling banyak dengan 138 penerima, diikuti oleh Singapura dengan 72 orang, Kanada 70 orang, universitas dalam negeri 140 orang, Hong Kong 38 orang, Amerika Serikat 20 orang, dan Inggris 17 orang.

Penerima beasiswa lainnya juga tersebar di negara-negara seperti Belanda, China, Korea Selatan, Belgia, dan Prancis.

Sekolah Unggul Garuda terbagi menjadi dua skema yang berbeda, yaitu Sekolah Unggul Garuda Baru dan Sekolah Unggul Garuda Transformasi.

Sekolah Unggul Garuda Baru adalah institusi pendidikan formal untuk jenjang menengah atas yang berfungsi sebagai unit kerja Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Fokusnya adalah untuk mempersiapkan lulusan yang unggul dan bersaing secara global, khususnya di bidang STEM.

➡️ Baca Juga: Garnacho Hapus Foto Profil dan Bio Chelsea Setelah Tak Dipanggil Argentina, Fans Curiga Ada Masalah

➡️ Baca Juga: Kirim Paket Aman ke Luar Negeri Jelang Lebaran dengan Tips Praktis dari Lion Parcel

Exit mobile version