Festival

FESTIVAL TENUN NUSANTARA

Indonesian Weaving Festival

13 - 17 Oktober 2018

Tapanuli Utara, Sumatera Utara


Festival Tenun Nusantara 2018 yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, adalah sebuah perayaan atas tradisi bertenun Ulos di Tanah Batak. Menurut penelitian Robert Blust dalam "Notes On Proto-Malayo-Polynesian Phratry Dualism" (1980), tradisi ini dipercaya sudah berlangsung selama ribuan tahun di seluruh kawasan Danau Toba. Hal ini menjadikan tradisi Tenun Ulos sebagai salah satu yang tertua di dunia dan memiliki hubungan yang kuat dengan tradisi Tenun Ikat di berbagai belahan Nusantara.

Festival ini merupakan suatu upaya untuk mengembalikan aspek simbolik dan sakral dari Ulos dalam ritus hidup orang Batak di seluruh dunia, melalui penggalian, reedukasi, dan sosialisasi nilai budaya. Acara ini juga menjadi sarana untuk mendorong kapasitas penenun, baik secara individual maupun sebagai suatu komunitas, agar tercipta suatu ekosistem di mana mereka tidak lagi bergantung terhadap para tengkulak.

Salah satu hal yang disorot pada festival ini adalah sebuah prosesi di mana dengan hormat, para penenun mengajukan permintaannya untuk menenunkan Ulos. Selain publik umum, festival ini juga ditargetkan kepada orang Batak di seluruh penjuru dunia. Selama bertahun-tahun, masyarakat Batak telah berdiaspora ke berbagai belahan dunia. Kini, mereka merupakan apresiator dan konsumen pontensial dari Tenun Batak itu sendiri, yang sesungguhnya berasal dari kampung-kampung nenek moyang mereka di kawasan Danau Toba.

Kegiatan ini dibuka dengan International Ulos Symposium: A Tribute to Ulos Weaving Tradition. Lalu, acara dilanjutkan dengan Pesta Budaya Rakyat di Tarutung, Tapanuli Utara. Pesta tersebut akan diawali dengan Pertunjukan Opera Batak bertajuk "Ahu Partonun", yang mendramatisasikan kembali hikayat Ulos sebagai barang pusaka, manifestasi doa, dan identitas budaya Batak. Sebagai acara puncak, digelar Booth Camp Partonun Danau Toba with Weaving Demo Competition: Finding The Best Specialists of Ulos Weaving Tradition in Lake Toba pada tanggal 18-19 Oktober 2018.

Menu